akarta - Tidak hanya hacker yang kerap menebar ancaman
bagi pengguna komputer, kini FBI juga melakukan hal serupa. Agen
keamanan rahasia AS tersebut dilaporkan mengincar perangkat Android dan
notebook untuk menebar serangannya.
Mengandalkan metode yang umum
digunakan oleh kebanyakan hacker, FBI akan mengirim sebuah email kepada
target yang berisi sebuah file yang bila file tersebut dibuka oleh sang
target, maka dengan sendirinya FBI akan memiliki kuasa atas perangkat
yang diincarnya.
Tentunya agar sang target tidak menyadari bahwa email yang diterimanya merupakan sebuah ancaman, biasanya digunakan metode waterhole attack.
Serangan jenis ini dilakukan dengan tujuan untuk mengelabui targetnya
karena email yang diterimanya akan dikira berasal dari relasinya.
Namun
tidak seperti hacker yang sepenuhnya memanfaatkan perangkat pengguna
untuk melakukan pencurian data pemiliknya, FBI hanya mengincar komponen
mikrofon pada perangkat yang diincarnya. Tujuan pun jelas, untuk
melakukan penyadapan.
Adapun target yang diincar , Sabtu (3/8/2013), sejauh ini adalah
organisasi kriminal, terduga teroris, dan pelaku pornografi anak. Meski
begitu, aksi FBI ini tetap saja menuai kritik dari sejumlah pihak yang
merasa bahwa yang dilakukan FBI tersebut dikategorikan pelanggaran
privasi, terutama bila salah sasaran.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar