Lenovo K900 adalah seri smartphone
teratas dari pabrikan asal China tersebut yang menyasar segmen pasar
high-end. “Seri ‘K’ ini kami tujukan untuk mereka yang menyukai
teknologi dan kinerja tinggi,” ujar Direktur Mobile Internet dan Device
Hardware PT Lenovo Agus Sugiharto dalam acara peluncuran di Jakarta,
Selasa (25/6/2013).
Untuk sebuah smartphone high-end, K900
memiliki bentang layar yang terhitung sangat lebar, yaitu 5,5 inci.
Namun ukuran tersebut dipandang Agus masih nyaman dipakai, termasuk oleh
konsumen di Indonesia. “Saya sendiri sudah mencoba mengetik dengan satu
tangan dan ternyata masih bisa,” imbuhnya.
Meski lebar, Lenovo K900 memiliki
ketebalan tubuh hanya 6,9 mm yang membuatnya jadi salah satu smartphone
tertipis yang ada saat ini. Bobotnya pun dipatok hanya 162 gram, meski
dibuat dengan bahan logam dan konsep desain unibody.
Lenovo K900 diperkuat prosesor dual-core
Intel Atom Z2580 berkecepatan 2 GHz dipadu RAM sebesar 2GB. Memori
internal yang disediakan berjumlah 16GB dengan opsi ekspansi menggunakan
micro-SD card hingga 32GB. Fitur lain termasuk kamera utama 13
megapixel, kamera depan 2 megapixel, resolusi layar 1920×1080, serta OS
Android Jelly Bean 4.2.
Meski kalah dalam jumlah inti prosesor
dari pesaing yang rata-rata mengusung CPU quad-core, berdasarkan
pengalaman Kompas Tekno menjajal K900 di pameran Computex 2013 Juni
lalu, performa smartphone ini tidak kalah dengan model high-end berbasis
ARM seperti Samsung Galaxy S4.
Bersama dengan K900, Lenovo turut
meluncurkan 5 smartphone lain untuk mengisi segmen pasar lainnya, yaitu
P780, S920, S820, A706, dan A390. Berbeda dengan K900. Kelima smartphone
ini memakai chip dengan arsitektur ARM.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar